Kecelakaan Lalu Lintas dari Kelompok Pelajar dan Mahasiswa di Surabaya Meningkat Ini Penyebabnya
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Kompol Arif Fazlurrahman Kasat Lantas Polrestabes Surabaya mengatakan terjadi peningkatan jumlah korban kecelakaan lalu lintas di kelompok pelajar dan mahasiswa pada bulan Oktober-November 2022.
Berdasarkan data Anev Bulan November 2022 Unit Laka Sat Lantas Polrestabes Surabaya, pada bulan Oktober ada 7 korban kecelakaan baik itu meninggal dunia, luka ringan dan luka berat dari kelompok mahasiswa yang meningkat menjadi 17 orang di bulan November. Sementara di kelompok pelajar, untuk bulan November ada 24 yang menjadi korban dari sebelumnya 15 orang di bulan Oktober.
Dari jumlah korban kecelakaan tersebut, ada 3 mahasiswa yang meninggal di bulan November. Sementara dari kelompok pelajar ada 1 orang yang jadi korban jiwa di bulan November akibat kecelakaan lalu lintas di Surabaya.
Bila dirinci lebih lanjut, usia korban meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di bulan November 0-16 tahun 1 orang, 17-20 tahun 2 orang dan 21-30 tahun 3 orang.
“Ini sangat menjadi kekhawatiran. Kalau tidak melibatkan seluruh komponen baik sekolah maupun keluarga, akan sulit karena pemahaman tertib berlalu lintas adalah kebiasaan yang harus dibangun dan dibiasakan untuk menciptakan keselamatan,” kata Arif , Selasa (6/12/2022).
Khusus korban kecelakaan meninggal dunia di usia pelajar, ia menekankan perlunya perhatian khusus dari orang tua terkait hal ini.
Kompol Arif Fazlurrahman Kasat Lantas Polrestabes Surabaya (kiri) saat berada di Suara Surabaya, Selasa (6/12/2022). Foto: Dimas Ayu suarasurabaya.net
Ia mencontohkan salah satu pelajar yang harus kehilangan nyawanya dalam kecelakaan di Jalan Dharmahusada beberapa waktu lalu. Berdasarkan hasil analisa penyidik, LL (17) remaja yang meninggal itu diketahui baru pulang dari rumah hiburan pada Jumat (2/12/2022) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Mobil yang ditumpanginya dikemudikan oleh RS (21) dalam keadaan mabuk sehingga tidak dapat melajukan kendaraannya dan menabrak pohon.
Sementara berdasarkan data kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) ada peningkatan besar jumlah korban kecelakaan yang tidak memiliki SIM. Pada bulan Oktober ada 77 korban kecelakaan yang tanpa SIM, meningkat menjadi 97 orang di bulan November.
“Kalau kita lihat korban yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Oktober yang tidak memiliki SIM dengan bulan November ada peningkatan hampir 26 persen, ada tren yang tidak punya SIM sudah mulai berani berkendara di jalan padahal belum tentu dia memiliki kompetensi berkendara,” ujarnya.
Terkait analisa faktor penyebab kecelakaan, Arif menyebut ada beragam pemicu di antaranya akibat melanggar traffic light, melawan arus, trek-trekan, berkendara dengan kecepatan tinggi hingga menyebabkan kecelakaan fatal.
https://bacasaja.co.id/kecelakaan-lalu-lintas-dari-kelompok-pelajar-dan-mahasiswa-di-surabaya-meningkat-ini-penyebabnya/?feed_id=63399&_unique_id=6390b55bacc1f
Aktivis Forum Kesatuan Mahasiswa Indonesia Sambut Positif Sosialisasi ETLE Mobile Ditlantas Polda Sulsel
MAKASAR - liputanterkini.co.id | Ditlantas Polda Sulsel akan menggelar ujicoba penegakan hukum pelanggaran lalu lintas melalui ETLE, baik itu pelanggaran tidak memakai helm, melawan arus, batas kecepatan di jalan tol maupun parkir liar di sejumlah titik di kota Makassar setelah mengadakan sosialisasi.
[embed]https://youtube.com/shorts/aotDaoIcE3Y?si=prckGMQYos4V-9KS[/embed]
Sosialisasi ETLE Mobil oleh Ditlantas itu, telah mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya forum Mahasiswa di Sulsel.
Nampak aktivis Forum Kesatuan Mahasiswa Indonesia (FKMI), Sulsel mengapresiasi dan menyambut positif sosialisasi ETLE mobil oleh Ditlantas Polda Sulsel.
Dalam videonya yang berdurasi 33 detik itu, aktivis Forum Kesatuan Mahasiswa Indonesia (FKMI) mentampaikan aspirasinya.
Seperti kutipan dalam video tersebut "Semoga dengan adanya sosialisasi ini, Polri semakin d...
Polresta Malang Kota Bantu Penyandang Disabilitas Untuk Ikut Berkurban Pada Idul Adha 1444
KOTA MALANG Ungkapan suara bahagia terdengar dari Fahira Hajiani, Dias Mavica, Sekar Kinasih yang ketiganya merupakan penyandang tuna netra saat mengetahui mereka di daftarkan oleh Polresta Malang Kota sebagai peserta kurban dalam Hari Raya Idul Adha 1444 H.
Polresta Malang Kota membantu 1 ekor sapi kurban buat ketiganya sebagai wujud partisipasi para disabilitas dalam perayaan Idul Adha tahun ini.
Saat di hubungi melaui sambungan telepon, ketiga penyandang disabilitas berprestasi itu mengungkapkan kegembiraan dan rasa syukur nya
Alhamdulillah, senang bisa ikut kurban di bantu Pak Kapolresta Malang Kota ” tutur Fahira yang juga seorang Qiroah cilik ini
Berbeda dengan Fahira, Sekar menyampaikan tak pernah menyangka bisa turut serta berkurban 1 ekor sapi
“Ndak nyangka bisa ikut kurban sapi tahun ini, dulu baru punya niatnya, ternyata langsung di ijabah Allah SWT melalui bantuan Polr...
Satresnarkoba Polres Kediri Kota Ringkus Ibu Rumah Tangga Pengedar Sabu sabu
EN (48) warga Kecamatan Pesantren ditangkap Sat Res Narkoba Polres Kediri Kota. Perempuan yang keseharian bekerja sebagai ibu rumah tangga ini ditangkap karena mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu. Saat ini petugas masih melakukan pengembangan terkait jaringan narkotika yang dilakukan EN.
Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setiawan mengungkapkan, penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima Sat Res Narkoba Polres Kediri Kota. Diduga EN mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.
“Tersangka ditangkap petugas Sat Res Narkoba Polres Kediri Kota saat berada di simpang tiga pasar Pesantren. Diduga saat itu hendak melakukan transaksi,” ungkap Ipda Nanang.
Dari penangkapan tersangka petugas mengamankan mengamankan 4 klip sabu-sabu dengan total berat 3,88 gram. Adapun 4 klip sabu-sabu tersebut dikemas dengan berat 0,98 gram dan 0,87 gram.
“Kemudian saat dilakukan penggele...
Comments
Post a Comment